Pengelolaan dan Penurunan Emisi Udara


PENGANTAR

 

Pencemaran udara telah menjadi masalah serius bagi manusia. Mulai dari pemanasan global, penipisal lapisan ozon hingga hujan asam. Selain ketidaknyamanan, efek bagi manusia berikutnya adalah munculnya penyakit yang berhubungan dengan pernafasan hingga kanker. Pencemaran udara khususnya di area perkotaan dan industri menjadi ancaman � yang boleh jadi mengkhawatirkan.

Kebanyakan orang telah menyadari bahwa pencemar udara bersumber dari emisi aktifitas masyarakat, industri dan kendaraan. Tapi tantangan dan tuntutan hidup kadang memangkas logika bahwa semakin banyak mengeluarkan emisi, maka semakain tinggi laju pencemaran udara. Memang bukan win-win solution kalau solusi pencemaran adalah menghentikan emisi sama sekali. Namun, setidaknya paradigma berpikir bahwa mengeluarkan emisi adalah alternatif terakhir harus dibenamkan ke pola pikir semua orang.

Alam memiliki kemampuan self purification atau menjernihkan sendiri. Namun beban emisi yang dapat ‘ditanggung’ terbatas. Ketika menghasilkan emisi adalah pilihan yang harus diambil, maka penghasil emisi harus bertanggung jawab untuk mengendalikannya. Pengendalian dapat dimulai dari identifikasi sumber emisi. Output identifikasi adalah base line data untuk menetapkan target pengendalian emisi. Selanjutnya melakukan pengendalian emisi diantaranya:

  • Untuk sumber emisi dari aktifitas pembakaran dilakukukan dengan kontrol pembakaran dan berupaya mencapai pembakaran sempurna
  • Untuk sumber emisi dari aktifitas non pembakaran dilakukan dengan memasang alat pengendali pencemaran udara.

Kenapa Pelatihan ini Penting Diikuti..?

Mengetahui sumber emisi dan kontribusi masing-masing terhadap pencemaran, penting sebagai dasar penetapan program pengurangan emisi. Peserta pelatihan akan diberikan pemahaman tentang kategori sumber pencemar dan menghitung beban pencemaran yang dikontribusikan ke lingkungan. Sejumlah alternatif pengendalian emisi untuk mencapai baku mutu hingga metode mencapai target penurunan emisi akan dibahas dalam pelatihan ini.

Keberhasilan program atau upaya pengendalian emisi udara harus diukur melalui pemantauan emsisi udara. Pelatihan ini juga membahas tentang prinsip pengambilan sampel dan garis besar metode analisis parameter kualitas emisi udara.

MATERI PELATIHAN:

  • Pemahaman Baku Mutu Emisi
  • Inventarisasi Sumber Emisi
  • Penentuan Beban Emisi
  • Upaya Pengurangan Emisi
  • Upaya Pengurangan Tingkat Pencemar Gas Rumah Kaca dan BPO (Bahan Perusak Ozon)
  • Prinsip Pemantauan Emsi Sumber Bergerak
  • Prinsip Pemantauan Emisi Sumber tidak Bergerak

METODE PELATIHAN:

  • Presentasi
  • Diskusi
  • Studi Kasus

PESERTA DISARANKAN:

  • Bagian / Bidang lingkungan
  • Pemerintah (Badan Lingkungan Hidup Daerah)
  • Dan Pihak lain yang ingin belajar atau bertugas terkait pengelolaan udara


PELAKSANAAN